Sejak berumur tiga tahun, pria kelahiran Taiwan 5 Maret 1910 tersebut harus bekerja keras membantu sang nenek mengurus rumah, menjaga toko, memasak dan mencuci pakaian. Saat remaja, Ando memiliki impian untuk menjadi pedagang atau pengusaha sukses. Dari situ ia memulai usahanya berdagang baju rajutan di Taiwan. Walaupun sempat putus sekolah, ia melanjutkan pendidikannya tersebut dengan uang hasil jerih payahnya sendiri. Namun disaat usahanya sedang berkembang, ia justru dituduh melakukan korupsi dalam perdagangan senjata hingga akhirnya ia dimasukkan ke dalam penjara selama 2 tahun. Pada tahun 1956, ia dibebaskan dari masa tahanannya.
Pada masa itu Jepang sedang dalam masa krisis pangan, sehingga Amerika Serikat memberikan bantuan dengan menyumbangkan gandum dalam skala besar. Oleh karena faktor tersebut, harga terigu menjadi lebih murah. Di Jepang sendiri pada jaman itu sudah keranjingan berbagai olahan kuliner mie. Dalam kesempatan tersebut, Ando memiliki ide untuk membuat mie instan. Dalam pikirannya terbesit rencana yang sangat matang. Ia berencana membuat mie instan yang enak, murah, tahan lama, dan lebih mudah diolah.
Dengan modal mesin pembuat mie, mulailah Ando bereksperimen di belakang rumah untuk menciptakan kreasinya. Pertama kali Ando menggunakan rasa kuah ayam yang dinilai sangat enak untuk dikonsumsi. Hasilnya? Pada tahun 1958, setelah ia mencoba membawa sampelnya ke sebuah toserba, mie instan yang tersedia langsung ludes habis terjual dalam waktu satu hari. Pelanggan yang ketagihan dengan mie buatannnya membuat Ando kewalahan, hal tersebut dikarenakan jumlah pelanggannya setiap harinya yang semakin banyak. Oleh karena itu, ia pindah ke sebuah gedung kosong di daerah Osaka dengan dibantu oleh sejumlah kerabatnya.
Tak butuh waktu lama, usaha Ando menjadi sangat besar. Akhir tahun 1958, Ando membuka perusahaannya sendiri dengan nama “Nissin Foods” yang memiliki lahan pabrik seluas 20 hektare. Hingga kini perusahaannya menjadi begitu besar dan membuka pabrik mie dimana-mana. Pada 5 Januari 2007, Momofuku Ando menghembuskan nafasnya yang terakhir pada usia 96 tahun di sebuah rumah sakit di Osaka dikarenakan gagal jantung.
If you enjoyed this post and wish to be informed whenever a new post is published, then make sure you subscribe to my regular Email Updates.
Subscribe Now!

0 komentar: